Institut Teknologi Padang semakin siap
menjadi garda terdepan dan berperan dalam memajukan bidang Teknik serta kualitas
Sumber Daya dengan terus hadir lewat sebuah kolaborasi yang signifikan. Bersama
PT. ToA Galva Industries, ITP melalui Prodi Teknologi Rekayasa Instalasi
Listrik melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Senin
(09/09) bertempat di PT. ToA Galva Industries yang berlokasi di Depok, Jawa
Barat.
Dokumen MoU ditandatangani langsung oleh
Ketua Program Studi TRIL ITP, Asnal Effendi, S.T, M.T, IPM, ASEAN. Eng dan
President Director PT. Toa Galva Prima Karya, Keisuke Amano. Kolaborasi
akademis adalah kunci pendidikan modern, dengan adanya jejaring kemitraan yang
efektif dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan reputasi ITP di
mata nasional.
Seremonial penandatanganan Nota Kesepahaman
ini turut dihadiri oleh perwakilan dosen TRIL ITP, yakni Dasman, M.T., Al, M.T,
Aswir Premadi, M.Sc, dan Ir. Andi Syofian, S.T, M.T, IPM, serta Akinori
Miyamura selaku Director PT. Toa Galva Prima Karya, dan perwakilan dari PT. Toa
Galva Industries. Hal ini menandakan keseriusan dan komitmen
kedua belah pihak untuk memperkuat kerja sama dalam bidang teknologi dan
rekayasa industri.
Penandatanganan MoU ini menandai
dimulainya era baru kolaborasi antara ITP dan PT. Toa Galva Industries, yang
bertujuan untuk meningkatkan kompetensi akademik dan praktis mahasiswa serta
memberikan kontribusi nyata terhadap industri. MoU ini mencakup berbagai aspek
kerja sama, termasuk penelitian bersama, pengembangan kurikulum, dan program
magang untuk mahasiswa.
Selain itu, pada kesempatan yang sama
juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) terkait kegiatan
seminar series yang bertajuk “Teknologi Tata Suara Terhadap Kenyamanan Suara
Dalam Gedung dan Luar Gedung” yang diselenggarakan pada bulan Mei lalu. Seminar
ini menjadi platform untuk berbagi pengetahuan dan inovasi terbaru dalam
teknologi tata suara, yang sangat relevan dengan perkembangan industri saat ini.
Kolaborasi ini diharapkan dapat membawa
manfaat besar bagi kedua belah pihak, dengan ITP memperoleh wawasan praktis yang
lebih mendalam dari industri, sementara PT. Toa Galva Industries mendapatkan
akses ke sumber daya akademik dan penelitian yang dapat mendukung inovasi
mereka. Sinergi ini juga diharapkan dapat mendorong perkembangan teknologi
serta meningkatkan kualitas pendidikan di bidang teknologi inovasi.
Dengan adanya kerjasama ini, ITP dan PT.
Toa Galva Industries berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan
program-program yang dapat mendukung kemajuan teknologi serta memajukan
pendidikan dan penelitian di Indonesia.
Created By Widia/Humas ...
Dua calon rektor terpilih Institut
Teknologi Padang (ITP) mengikuti arahan Senat dalam Rapat Khusus Anggota Senat
yang berlangsung di ruang sidang utama kampus ITP pada Pada Selasa (10/09).
Rapat ini menjadi momen penting, mengingat pemilihan rektor yang akan memimpin
ITP lima tahun ke depan, dengan membawa visi dan misi yang sesuai dengan
tantangan pendidikan tinggi saat ini.
Rapat dipimpin oleh Ketua Senat ITP, Dr.
Ir. Nofriady Handra, M.Sc, IPM, ASEAN. Eng, APEC Eng., yang memberikan arahan
kepada kedua calon rektor dalam menyampaikan action plan atau rencana aksi
mereka di hadapan seluruh anggota senat.
Calon rektor pertama, Dr. Ade Indra,
S.T., M.T., IPM, menyampaikan visi dan rencana strategisnya untuk ITP dalam
lima tahun ke depan. Dalam pemaparannya, Dr. Ade menekankan pentingnya
pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan memperkuat kolaborasi
dengan berbagai mitra luar negeri.
"Ke depan, ITP harus mampu
menyesuaikan diri dengan perkembangan industri dan teknologi global. Kami juga
berencana untuk memperluas program-program unggulan yang dapat memberikan
pengalaman internasional bagi mahasiswa," ujarnya.
Selain itu, Dr. Ade juga mengusulkan
inisiatif untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat, dengan memfokuskan pada bidang teknologi dan inovasi.
"Kami ingin ITP menjadi pusat riset
terdepan di Sumatera Barat, yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan
ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat
sekitar," tambahnya
Calon rektor kedua, Dr. H. Nazris
Nazaruddin, S.T., M.Si, juga mengungkapkan visi dan rencana kerjanya yang fokus
pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di ITP. Dalam action plan yang
disampaikannya, Dr. Nazris menyoroti pentingnya pembangunan karakter mahasiswa
yang berintegritas, serta penguatan kapasitas dosen melalui pelatihan dan
sertifikasi.
Selain itu, Dr. Nazris menekankan
pentingnya transformasi digital di kampus untuk mempermudah akses pendidikan
dan administrasi. Menurutnya, ITP harus bergerak seiring dengan perkembangan
zaman untuk memastikan relevansi dan kualitas pendidikan yang ditawarkan.
Setelah kedua calon rektor memaparkan
action plan mereka, anggota senat diberikan kesempatan untuk memberikan
tanggapan dan masukan. Rapat ini berjalan dengan diskusi yang sangat
konstruktif, dengan para anggota senat memberikan saran dan pertanyaan yang
relevan terhadap visi dan rencana yang diajukan kedua calon.
Dengan adanya rapat ini, ITP semakin menunjukkan
komitmennya dalam memilih pemimpin yang tidak hanya berkompeten secara
akademik. Di sisi lain ITP juga memiliki visi yang jelas dan mampu
mengimplementasikan perubahan yang diperlukan di era yang terus berkembang.
Created By Widia/Humas
...
Dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber
Daya Manusia dan memperluas akses serta kesempatan belajar di perguruan tinggi.
Institut Teknologi Padang menyelenggarakan seleksi verifikasi dan wawancara
bagi mahasiswa calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan Beasiswa
Yayasan Tahun Akademik 2024/2025 pada Jumat (06/09) bertempat di Aula Gedung D
Kampus I ITP.
Dalam sambutannya, Kepala Unit BIKMA,
Alumni, dan Pusat Karir ITP, Eko Kurniawanto Putra, S.Pd., M.T. menegaskan
bahwa acara ini merupakan tahapan penting dari rangkaian seleksi KIP Kuliah.
Tahap seleksi wawancara adalah sarana untuk menjaring calon penerima beasiswa
yang memiliki komitmen dan dedikasi yang tinggi.
“Melalui tahap seleksi wawancara ini,
kami berharap beasiswa yang diberikan tepat sasaran dan bermanfaat bagi calon
penerima yang benar-benar berkomitmen dalam menempuh pendidikan tinggi ,” ujar
ia.
Rektor ITP, Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto.
MT., IPM. secara langsung menghadiri acara tersebut didampingi oleh Wakil
Rektor I, Firmansyah David, Ph.D dan Wakil Rektor II, Dr. Eng. Ir. Yusreni
Warmi, S.T., M.T., IPM. Rektor mengungkapkan komitmennya dalam mendukung proses
seleksi yang transparan dan akuntabilitas.
“Komitmen mahasiswa penerima beasiswa
adalah unsur penting dalam penyelenggaraan KIP Kuliah. Saat pendaftaran, calon
penerima menunjukkan niat yang kuat, kami berharap niat tersebut terus terjaga
hingga mahasiswa menyelesaikan studi mahasiswa ,” ungkap beliau.
Beliau menyampaikan dari 400.000
pendaftar KIP Kuliah secara nasional, terpilih 62 pendaftar yang lolos
mengikuti tahap seleksi verifikasi dan wawancara dari 350 yang mendaftar di
ITP. Proses ini adalah fase penyaringan yang penting untuk memastikan mereka
benar-benar berkomitmen dan memiliki niat untuk menyelesaikan pendidikan dengan
baik.
Beliau menambahkan proses seleksi
beasiswa di ITP sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Tahapan
seleksi menerapkan proses penyaringan yang ketat guna memastikan bahwa beasiswa
diberikan kepada mereka yang benar-benar berkomitmen untuk menyelesaikan
pendidikan dengan baik.
Dalam proses wawancara, tim pewawancara
terdiri dari Ketua Program Studi dan perwakilan dosen dari masing-masing
program studi di ITP. Proses ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran
menyeluruh mengenai calon penerima beasiswa dan memastikan bahwa mereka
memiliki potensi dan dedikasi yang tinggi untuk menyelesaikan pendidikan mereka
dengan sukses.
Melalui pelaksanaan seleksi yang
transparan dan akuntabel, ITP berkomitmen untuk mendukung para mahasiswa dalam
mencapai tujuan akademis mereka dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Created By Widia/Humas
...
Rangkaian
pemilihan orang nomor satu di Institut Teknologi Padang (ITP) yang sudah
dimulai sejak 20 Mei 2024 lalu hampir sampai pada tahap akhir. Berdasarkan
Hasil Penilaian Bakal Calon Rektor ITP Tingkat Dosen dan Rapat Pengurus Yayasan
Pendidikan Teknologi Padang (03/09), berhasil memutuskan dua nama Calon Rektor
ITP Periode 2025-2029 dan akan memasuki proses penilaian di Tingkat Senat Akademik
ITP.
Proses
pemilihan dua Calon Rektor ITP tersebut dilakukan dengan cara penilaian di
Tingkat Dosen yang terdata sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kedua Calon
Rektor yang akan melanjutkan tahapan Pemilihan Rektor ITP yakni Dr. Ade Indra, S.T., M.T., IPM
yang merupakan dosen Teknik Mesin Sarjana ITP dan Dr. H. Nazris Nazaruddin,ST.,
M.Si yang merupakan dosen Teknik Listrik D3 Politeknik Negeri Padang.
Kedua
nama Calon Rektor ITP Periode 2025-2029 merupakan hasil penjaringan aspirasi di
tingkat dosen, keberlanjutan dari dipilihnya Calon Rektor akan dilangsungkan
secara tertutup dan melalui proses yang lebih intens. Lebih lanjut, Penilaian
Calon Rektor ITP menjadi penilaian Calon Rektor ITP Terpilih akan dilakukan melalui Rapat Khusus
Anggota Senat Akademik ITP.
Setelah
itu, Proses penilaian ini akan mencapai tahap akhir dengan menyeleksi dari dua
Calon Rektor ITP Terpilih melalui Fit & Proper Test Calon Rektor Terpilih oleh Pengurus Yayasan PTP.
Hasil penilaian ini nantinya menetapkan satu kandidat terbaik yang akan
mengemban tugas sebagai Rektor ITP Periode 2025-2029.
Harapannya seluruh tahapan pemilihan
Rektor ITP Periode 2025-2029 dapat berlangsung tertib, taat peraturan
perundang-undangan, dan berjalan secara transparan. Tujuannya agar membangun
asa yang lebih baik untuk mencapai prestasi terbaik ITP di masa yang akan
datang.
Created By Widia/Humas ...
Melalui proses penjaringan Bakal Calon
(Bacalon) Rektor Institut Teknologi Padang (ITP), Yayasan Pendidikan Teknologi
Padang dibantu oleh Panitia Pemilihan Rektor ITP telah menetapkan dua nama
pilihan sebagai Bacalon Rektor ITP Periode 2025-2029. Kedua Bacalon Rektor ITP
menyajikan strategi dan program unggulan mereka dalam Tahapan Penilaian Bacalon
Rektor ITP Periode 2025-2029 Tingkat Dosen yang diselenggarakan, Senin (02/04)
bertempat di Aula Gedung D Kampus I ITP.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus YPTP,
Ampri Satyawan, S.E., M.M mengungkapkan kegiatan ini merupakan momentum penting
bagi Calon Rektor ITP terpilih, yang akan menjadi nakhoda baru dalam perjalanan
besar ITP. Momen ini menandai sebuah tonggak sejarah yang penting merayakan 51
tahun pertumbuhan dan perkembangan ITP, serta kontribusi ITP ditengah
masyarakat.
“Selama lima dekade terakhir,
ITP telah melahirkan banyak tokoh yang tersebar di berbagai bidang, hal ini
menegaskan betapa pentingnya kita untuk terus menjaga dan mengembangkan Institut
yang kita cintai ini. Harapannya kedua Bacalon Rektor ITP dapat mengarahkan ITP
sesuai dengan jati diri dan nilai-nilai luhur yang telah menjadi landasan
selama ini dan selaras dengan tujuan mencapai visi menjadi World Class
University (WCU) pada tahun 2040 , ” ungkap beliau.
Beliau menuturkan harapannya agar Rektor
ITP terpilih nantinya dapat menciptakan soliditas dan atmosfer kampus yang
inovatif, serta mempertahankan suasana religius di lingkungan kampus. Dimana dunia kampus
diharapkan dapat terus memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat luas,
mendorong kemajuan dan inovasi yang akan berdampak positif pada perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kepada kedua Bacalon Rektor ITP Periode
2025-2029 selamat berkontestasi dan kepada seluruh Daftar Pemilih Tetap (DPT)
selamat memilih Calon Rektor. Pilihan yang bijak akan menentukan arah masa
depan ITP dan memastikan bahwa institusi ini terus berkembang, memberikan
manfaat, dan menjaga nilai-nilai luhur ,” tutup ia.
Dipandu oleh dua moderator yakni, Mastariyanto
Perdana, M. Eng dan Eko Kurniawanto Putra, S.Pd., M.T, sesi
penyampaian platform dilakukan oleh dua Bacalon Rektor ITP dengan memaparkan
program unggulan masing-masing selama 20 menit.Membuka sesi penyampaian platform,
pemaparan dimulai oleh Bacalon Rektor ITP atas nama Dr. Ade Indra, S.T., M.T.,
IPM yang berfokus pada pengembangan ITP sebagai Research Based University dan
mengembangkan inovasi, tata kelola, serta kualitas akademik ITP. Salah satu
program unggulan beliau adalah pengembangan Engineering Business dan Research
Business.
Beliau bertekad memperkuat posisi ITP
dalam ranah penelitian dan inovasi dengan peningkatan kualitas sumber daya. Dengan
komitmen yang teguh terhadap pencapaian visi ITP sebagai WCU, ia berfokus pada
pentingnya kontribusi bersama seluruh sivitas akademika untuk membawa ITP
memasuki era tersebut tanpa adanya pembatasan.
Menutup sesi pemaparan, Bacalon Rektor
ITP atas nama Dr. H. Nazris Nazaruddin,ST., M.Si menyajikan tiga langkah
strategis dalam rangka meningkatkan akselerasi gerak ITP menuju WCU, yakni Branding,
Education and Development, dan Student. Dimana fokus programnya adalah penguatan
identitas dan branding ITP dimata publik, pemberdayaan dan penguatan manajemen
internal, serta hubungan alumni dan pengembangan usaha.Usai kedua Bacalon Rektor ITP Periode
2025-2029 menyampaikan strategi dan program unggulannya, moderator memberikan
kesempatan kepada para DPT untuk mengajukan pertanyaan kepada Bacalon Rektor
ITP. Tidak disia-siakan, momen ini dijadikan ajang perkenalan interaktif dan
menjaring masukan bagi para Bacalon Rektor ITP.
Created By Widia/Humas ...